Minggu, 05 Mei 2019

MASALAH KONDISI MASYARAKAT DAN KETERKAITANNYA DENGAN KUALITAS PENDIDIKAN


MASALAH KONDISI MASYARAKAT DAN KETERKAITANNYA DENGAN KUALITAS PENDIDIKAN

Oleh:
RAMADHANTI DITA NUR SAFITRI


     A.     RASIONALITAS
Masyarakat adalah sekumpulan manusia yang saling bergaul, dalam istilah ilmiah adalah saling berinteraksi. Suatu kesatuan manusia dapat mempunyai prasarana melalui warga-warganya dapat saling berinteraksi. Menurut Ralph Linton (dalam Soerjono Soekanto, 2006: 22) masyarakat merupakan setiap kelompok manusia yang telah hidup dan bekerja bersama cukup lama,sehingga mereka dapat mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka sebagai suatu kesatuan sosial denganbatas-batas yang dirumuskan dengan jelas sedangkan masyarakat menurut Selo Soemardjan (dalam Soerjono Soekanto, 2006: 22) adalah orang-orang yang hidup bersama yang menghasilkan kebudayaandan mereka mempunyai kesamaan wilayah, identitas, mempunyai kebiasaan, tradisi, sikap, dan perasaan persatuan yang diikat oleh kesamaan.
Melihat kondisi masyarakat saat ini banyaknya permasalahan yang timbul dikarenakan perubahan sosial dan dampak globalisasi. Pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam mengatasi permasalahan yang ada dalam masyarakat. Karena dengan adanya pendidikan masyarakat dapat menyeimbangkan dirinya dengan perkembangan atau kemajuan era globalisasi yang semakin meningkat. Masyarakat memiliki peran penting terhadap proses pendidikan. Masyarakat berperan dalam menentukan kualitas pendidikan. Pada hakekatnya pendidikan merupakan proses untuk membantu manusia dalam mengembangkan dirinya, sehingga lahirlah putera-putera bangsa yang dalam jiwanya tertanam perpaduan nilai antara intelektual, etika dan kepribadian bangsa. Hal tersebut sesuai dengan tujuan pendidikan nasional yang tertuang dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional nomor 20 tahun 2003 sebagai berikut :
Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Banyaknya permasalahan yang ada di Indonesia membuat kualitas pendidikan menurun, hal ini disebabkan karena masyarakat belum memiliki kesadaran bahwa pendidikan sangatlah penting, dan dengan meningkatnya kemajuan era globalisasi disini membuat masyarakat tidak dapat mengikuti dan menyebabkan kualitas pendidikan menurun.

      B.     KONTENS
Masalah Kondisi masyarakat saat ini terkait dalam dunia pendidikan yakni :
1)      Kurangnya Pemerataan kesempatan pendidikan. Sebagian besar masyarakat merasa hanya memperoleh kesempatan pendidikan masih terbatas di tingkat sekolah dasar.
2)      Rendahnya profesionalisme tenaga pendidik dalam mengajar, atau kurangnya tanggung jawab tenaga pendidik hal ini dapat mempengaruhi kualitas pendidikan.
3)      Sistem pendidikan yang tidak sesuai dengan kebutuhan saat ini, atau ketertinggalan sistem yang tidak sesuai dengan perubahan globalisasi saat ini.
Dengan permasalahan yang ada, berikut solusi atau ide untuk menghadapi masalah kondisi masyarakat khususnya pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan:
1)      Mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu tinggi bagi seluruh rakyat Indonesia menuju terciptanya manusia Indonesia berkualitas tinggi dengan peningkatan anggaran pendidikan secara berarti. Misalnya dengan adanya kebijakan pemerintah saat ini yakni wajib belajar 9 tahun.
2)      Meningkatkan kemampuan akademik dan profesional serta meningkatkan jaminan kesejahteraan tenaga kependidikan sehingga tenaga pendidik mampu berfungsi secara optimal terutama dalam peningkatan pendidikan watak dan budi pekerti agar dapat mengembalikan wibawa lembaga dan tenaga kependidikan. Misalnya mengikutkan tenaga pendidik pelatihan dan memberikan tunjangan kepada tenaga pendidik.
3)      Melakukan pembaharuan sistem pendidikan termasuk pembaharuan kurikulum, berupa diversifikasi kurikulum untuk melayani keberagaman peserta didik, penyusunan kurikulum yang berlaku nasional dan lokal sesuai dengan kepentingan setempat, serta diversifikasi jenis pendidikan secara profesional. Misalnya dengan adanya kurikulum 2013 yang lebih menekankan kepada siswa dan menggunakan IPTEK secara maksimal.
     C.     PENUTUP
Dengan masalah kondisi masyarakat dan keterkaitannya dengan kualitas pendidikan sangatlah penting dikritisi karena masyarakat yang berkualitas memiliki pendidikan yang berkualitas pula. Masalah yang timbul dalam dunia pendidikan saat ini misal yang pertama, pendidikan yang kurang merata dapat diatasi dengan pemerataan pendidikan seperti halnya kebijakan yang ada yakni wajib belajar 9 tahun, dengan adanya kebijakan ini masyarakat tidak tertinggal dalam dunia pendidikan. Kedua, masalah kurangnya tingkat profesionalisme tenaga pendidik dapat di atasi dengan mengikutkan para tenaga pendidik dalam pelatihan atau pembinaan yang sesuai dengan standart keprofesionalisme tenaga pendidik dan memberikan tunjangan yang sesuai dengan pekerjaannya. Apabila tunjangan yang berikan sesuai dengan apa yang dilakukan secara otomatis tingkat keprofesionalisme tenaga pendidik akan meningkat. Dan ketiga, masalah sistem pendidikan yang tidak sesuai, dengan adanya kebijakan baru yakni kurikulum K13 yang menitik beratkan siswa aktif dan penggunaan IPTEK yang maksimal akan membuat proses pembelajaran semakin inovatif dan tidak ketinggalan teknologi yang semakin maju. Jadi dapat disimpulkan bahwa masalah yang ada dalam kondisi masyarakat sangat berkaitan dengan kualitas pendidikan. Semakin baik kualitas pendidikan maka masalah yang timbul dalam masyarakat akan berkurang. Masyarakat yang berkualitas memiliki kualitas pendidikan yang baik.

DAFTAR RUJUKAN

Ali, M. 2009. Pendidikan untuk Pembangunan Nasional: menuju bangsa Indonesia yang mandiri dan berdaya saing tinggi. Bandung: IMTIMA

 Soekanto, S. 2006. Sosiologi: suatu pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2016. Jakarta: Sinar Grafika

Mustari, Muhamad and Rahman, M Taufiq. 2014. Manajemen Pendidikan. RajaGrafika Persada, Jakarta.



0 komentar:

Posting Komentar