MASALAH
KONDISI MASYARAKAT DAN KETERKAITANNYA DENGAN KUALITAS PENDIDIKAN
Oleh:
RAMADHANTI DITA NUR SAFITRI
A.
RASIONALITAS
Masyarakat adalah sekumpulan manusia yang saling bergaul,
dalam istilah ilmiah adalah saling berinteraksi. Suatu kesatuan manusia dapat
mempunyai prasarana melalui warga-warganya dapat saling berinteraksi. Menurut
Ralph Linton (dalam Soerjono Soekanto, 2006: 22) masyarakat merupakan setiap
kelompok manusia yang telah hidup dan bekerja bersama cukup lama,sehingga
mereka dapat mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka sebagai suatu
kesatuan sosial denganbatas-batas yang dirumuskan dengan jelas sedangkan
masyarakat menurut Selo Soemardjan (dalam Soerjono Soekanto, 2006: 22) adalah
orang-orang yang hidup bersama yang menghasilkan kebudayaandan mereka mempunyai
kesamaan wilayah, identitas, mempunyai kebiasaan, tradisi, sikap, dan perasaan
persatuan yang diikat oleh kesamaan.
Melihat
kondisi masyarakat saat ini banyaknya permasalahan yang timbul dikarenakan
perubahan sosial dan dampak globalisasi. Pendidikan merupakan salah satu faktor
penting dalam mengatasi permasalahan yang ada dalam masyarakat. Karena dengan
adanya pendidikan masyarakat dapat menyeimbangkan dirinya dengan perkembangan
atau kemajuan era globalisasi yang semakin meningkat. Masyarakat memiliki peran
penting terhadap proses pendidikan. Masyarakat berperan dalam menentukan
kualitas pendidikan. Pada hakekatnya pendidikan merupakan proses untuk membantu
manusia dalam mengembangkan dirinya, sehingga lahirlah putera-putera bangsa
yang dalam jiwanya tertanam perpaduan nilai antara intelektual, etika dan
kepribadian bangsa. Hal tersebut sesuai dengan tujuan pendidikan nasional yang
tertuang dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional nomor 20 tahun 2003
sebagai berikut :
Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan
membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka
mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta
didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha
Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi
warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Banyaknya permasalahan yang ada di Indonesia membuat kualitas
pendidikan menurun, hal ini disebabkan karena masyarakat belum memiliki
kesadaran bahwa pendidikan sangatlah penting, dan dengan meningkatnya kemajuan
era globalisasi disini membuat masyarakat tidak dapat mengikuti dan menyebabkan
kualitas pendidikan menurun.
B.
KONTENS
Masalah Kondisi masyarakat saat ini
terkait dalam dunia pendidikan yakni :
1) Kurangnya Pemerataan kesempatan pendidikan. Sebagian besar
masyarakat merasa hanya memperoleh kesempatan pendidikan masih terbatas di
tingkat sekolah dasar.
2) Rendahnya profesionalisme tenaga pendidik dalam mengajar, atau
kurangnya tanggung jawab tenaga pendidik hal ini dapat mempengaruhi kualitas
pendidikan.
3) Sistem pendidikan yang tidak sesuai dengan kebutuhan saat ini,
atau ketertinggalan sistem yang tidak sesuai dengan perubahan globalisasi saat
ini.
Dengan permasalahan yang
ada, berikut solusi atau ide untuk menghadapi masalah kondisi masyarakat
khususnya pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan:
1) Mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh
pendidikan yang bermutu tinggi bagi seluruh rakyat Indonesia menuju terciptanya
manusia Indonesia berkualitas tinggi dengan peningkatan anggaran pendidikan
secara berarti. Misalnya dengan adanya kebijakan pemerintah saat ini yakni
wajib belajar 9 tahun.
2) Meningkatkan kemampuan akademik dan profesional serta meningkatkan
jaminan kesejahteraan tenaga kependidikan sehingga tenaga pendidik mampu
berfungsi secara optimal terutama dalam peningkatan pendidikan watak dan budi
pekerti agar dapat mengembalikan wibawa lembaga dan tenaga kependidikan. Misalnya
mengikutkan tenaga pendidik pelatihan dan memberikan tunjangan kepada tenaga
pendidik.
3) Melakukan pembaharuan sistem pendidikan termasuk pembaharuan
kurikulum, berupa diversifikasi kurikulum untuk melayani keberagaman peserta
didik, penyusunan kurikulum yang berlaku nasional dan lokal sesuai dengan
kepentingan setempat, serta diversifikasi jenis pendidikan secara profesional.
Misalnya dengan adanya kurikulum 2013 yang lebih menekankan kepada siswa dan
menggunakan IPTEK secara maksimal.
C.
PENUTUP
Dengan
masalah kondisi masyarakat dan keterkaitannya dengan kualitas pendidikan
sangatlah penting dikritisi karena masyarakat yang berkualitas memiliki
pendidikan yang berkualitas pula. Masalah yang timbul dalam dunia pendidikan
saat ini misal yang pertama, pendidikan yang kurang merata dapat diatasi dengan
pemerataan pendidikan seperti halnya kebijakan yang ada yakni wajib belajar 9
tahun, dengan adanya kebijakan ini masyarakat tidak tertinggal dalam dunia
pendidikan. Kedua, masalah kurangnya tingkat profesionalisme tenaga pendidik
dapat di atasi dengan mengikutkan para tenaga pendidik dalam pelatihan atau
pembinaan yang sesuai dengan standart keprofesionalisme tenaga pendidik dan
memberikan tunjangan yang sesuai dengan pekerjaannya. Apabila tunjangan yang berikan
sesuai dengan apa yang dilakukan secara otomatis tingkat keprofesionalisme
tenaga pendidik akan meningkat. Dan ketiga, masalah sistem pendidikan yang
tidak sesuai, dengan adanya kebijakan baru yakni kurikulum K13 yang menitik
beratkan siswa aktif dan penggunaan IPTEK yang maksimal akan membuat proses
pembelajaran semakin inovatif dan tidak ketinggalan teknologi yang semakin
maju. Jadi dapat disimpulkan bahwa masalah yang ada dalam kondisi masyarakat
sangat berkaitan dengan kualitas pendidikan. Semakin baik kualitas pendidikan
maka masalah yang timbul dalam masyarakat akan berkurang. Masyarakat yang
berkualitas memiliki kualitas pendidikan yang baik.
DAFTAR
RUJUKAN
Ali, M. 2009. Pendidikan untuk Pembangunan Nasional: menuju bangsa Indonesia yang mandiri dan berdaya saing tinggi. Bandung: IMTIMA
Soekanto, S. 2006. Sosiologi: suatu pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Undang-Undang
Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2016. Jakarta: Sinar Grafika






0 komentar:
Posting Komentar