PENGARUH PERKEMBANGAN IPTEK DALAM DUNIA PENDIDIKAN DI INDONESIA
Ramadhanti
Dita Nur Safitri
E-mail:
ditaicha45@gmail.com
ABSTRAK: Tujuan penulisan
artikel ini untuk mengetahui (1) interaksi antara perkembangan IPTEK dan
pendidikan, (2) peran IPTEK dalam interaksi perkembangan masyarakat, (3) arah
pendidikan yang memanfaatkan perkembangan IPTEK di Indonesia, (4) pengaruh
belajar dengan perkembangan IPTEK dalam dunia pendidikan. Tidak dapat
dipungkiri bahwa perkembangan IPTEK membawa kemakmuran dan kesejahteraan
masyarakat. Implikasinya adalah sistem pendidikan harus benar-benar mengacu
pada konteks sosial–ekonomi dan budaya dari masyarakat yang bersangkutan.
Perkembangan IPTEK memerlukan persiapan dalam bentuk sosialisasi IPTEK melalui
pendidikan.
Kata kunci: interaksi,
perkembangan IPTEK, pengaruh belajar, pendidikan
“Pendidikan adalah bimbingan secara
sadar dari pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani anak didik menuju terbentuknya
manusia yang memiliki kepribadian yang utama dan ideal” (Jalaludin & Idi,
2013:7-8). IPTEK dapat memengaruhi perubahan sikap manusia. Pada saat ini,
IPTEK berkembang cukup pesat di lingkungan masyarakat. IPTEK dapat juga
memenuhi kebutuhan manusia seperti kebutuhan memperoleh informasi dan kebutuhan
komunikasi. Pengertian teknologi menurut (Roger tahun 1986) dalam Sonhadji
(2014) adalah “ Peraatan perangkat keras dalam struktur organisasi yang
mengandung nilai sosial yang memungkinkan individu untuk mengumpulkan,
memproses, dan saling tukar informasi”. Didunia IPTEK berkembang sangat pesat.
Perkembangan IPTEK juga tidak terkontrol sehingga masyarakat menjadi terbawa
arus moderenisasi. Akibatnya dalam masyarakat terjadi perubahan besar hingga menghilangkan
kebudayaan asli, terlebih yang terjadi pada masyarakat Indonesia saat ini.
Kegunaan IPTEK yang menguntungkan bagi masyarakat akan dipertahankan
eksistensinya dan mungkin akan dilakukan modifikasi atau inovasi yang memiliki
nilai guna sangat tinggi.
PEMBAHASAN
Interaksi Antara Pengembangan IPTEK
dan Pendidikan
Perkembangan IPTEK tersebut harus
diadopsi dalam sistem pendidikan, dalam arti apa yang harus diajarkan dan
bagaimana mengajarkannya. Teknologi baru harus diserap oleh suatu sistem sosial
yang memerlukan waktu dan pendidikan yang cukup. Sebagai contoh, penyebaran mikro-computer sangat erat kaitannya
dengan penguasaaan program-program yang menyertainya, dan selanjutnya juga erat
kaitannya dengan kebijakan-kebijakan pendidikan dan pelatihan. Tidak dapat
dipungkiri bahwa perkembangan IPTEK membawa kemakmuran dan kesejahteraan
masyarakat. Implikasinya adalah sistem pendidikan harus benar-benar mengacu
pada konteks sosial–ekonomi dan budaya dari masyarakat yang bersangkutan.
Perkembangan IPTEK memerlukan persiapan dalam bentuk sosialisasi IPTEK melalui
pendidikan. Dalam waktu yang bersamaan, hasil pengembangan IPTEK dapat juga
dimanfaatkan untuk pengembangan sistem pendidikan dan pembelajaran itu sendiri.
Peranan IPTEK dan
Interaksi Perkembangan Masyarakat
Di muka telah disebutkan bahwa
perkembangan IPTEK dapat memengaruhi perkembangan disemua sektor kehidupan. Hal
ini berarti bahwa usaha pengembangan IPTEK memiliki multiplying effect, yaitu dapat mendatangkan nilai tambah yang
berlipat ganda. Bahkan ada yang menyebutkan bahwa IPTEK merupakan social gene, yaitu pembaharuan sosial
dari satu sistem sosial lainnya. Sebenarnya terjadi siklus antara perkembangan
IPTEK dan perkembangan suatu masyarakat. Perkembangan IPTEK berdampak nyata
pada kehidupan keluarga, bisnis/industri, sub-kultur, gaya hidup, dan hubungan
antarmanusia. Sebaliknya, faktor-faktor sosial – budaya dalam masyarakat
menentukan perkembangan IPTEK itu sendiri.
Arah Pendidikan yang
Menunjang Perkembangan IPTEK di Indonesia
Dalam rangka mengikuti perkembangan
IPTEK, maka arah pendidikan di Indonesia masa datang dapat diantisipasikan
sebagai berikut: (1) Informasi yang ditransmisikan semakin bersifat spesifik,
kompleks, dan praktikal, dan proses transmisi ini harus dimulai sedini mungkin
kepada peserta didik, serta menggunakan sumber belajar yang interaktif dan
komunikatif, dengan struktur kelas yang dinamis; (2) dalam pendidikan ini
proses mental dan rasionalitas harus diutamakan bagi peserta didik, agar dengan
daya nalarnya mereka dapat membuat keputusan secara tepat; (3) pendidikan pada
dasarnya berlangsung seumur hidup, dan peserta didik harus dibekali bagaimana
cara belajar (learn how to learn);
(4) pendidikan harus diarahkan pada pembentukan watak yang mulia, disamping
pada penguasaan IPTEK, agar manusia yang dihasilkan nanti adalah manusia yang
mampu mengendalikan teknologi, bukan manusia yang dikendalikan oleh teknologi;
dan (5) karena perkembangan IPTEK sudah demikian cepat dan telah merambat ke
semua dimensi kehidupan, maka gerakan pengguasaan IPTEK tidak cukup hanya dalam
lembaga pendidikan formal (persekolahan), tetapi juga harus melalui pendidikan
keluarga dan masyarakat, serta seimbang
dan simultan.
Pengaruh Teknologi
Informasi Dalam Pendidikan
Dimuka telah disebutkan bahwa akses
teknologi informasi ditandai degan meluasnya jaringan telepon, televisi, dan
komputer. Pendidikan merupakan proses transmisi budaya dari satu generasi ke
generasi berikutnya, menekankan pada aspek mental dan rasionalitas, untuk
mempersiapkan kehidupan dimasa depan, agar tercapainya martabat yang mulia.
Dalam konteks pendidikan, dapat
dimanfaatkan berbagai jaringan telepon, misalnya dalam untuk pesan-pesan
melalui telepon rumah,HP, flexi, sms, faksimile,dan internet. Jaringan televisi
dapat digunakan untuk menayangkan bermacam-macam model pembelajaran jarak jauh,
dan pembangkitkan budaya mutu di perguruan
tinggi atau sekolah. Televisi-televisi swasta dapat menyajikan sejumlah
acara yang mempromosikan pendidikan dan pembelajaran. Berdasarkan jalur transmisi,
jaringan computer tediri dari LAN (Local
Area Network) dan WAN (Wire Area
Network). LAN merupakan jaringan yang terbatas dalam jangkauannya. WAN adalah jaringan sistem komunikasi data yang satu
sama lain berlokasi jauh.
PENUTUP
Simpulan
Perkembangan
IPTEK sangat berpengaruh pada semua bidang atau sector kehidupan. Mulai dari
perkembangan IPTEK dalam lingkup masyarakat maupun dalam lingkup pendidikan.
IPTEK sangat mempengaruhi proses belajar karena IPTEK dapat membantu
berjalannya proses pendidikan dan penilaian pendidikan itu sendiri dapat
dilihat dari seberapa canggihnya teknologi yang digunakan. Pendidikan merupakan
proses transmisi budaya dari satu generasi ke generasi berikutnya, menekankan
pada aspek mental dan rasionalitas, untuk mempersiapkan kehidupan dimasa depan,
agar tercapainya martabat yang mulia.
Saran
Perkembangan
IPTEK juga tidak terkontrol sehingga masyarakat menjadi terbawa arus
moderenisasi. Akibatnya dalam masyarakat terjadi perubahan besar hingga
menghilangkan kebudayaan asli, terlebih yang terjadi pada masyarakat Indonesia
saat ini. Sebaiknya dengan adanya teknologi yang semakin canggih, masyarakat
mampu memanfaatkan dengan hal-hal yang positif tidak dengan mengakses hal-hal
yang negative.
DAFTAR
RUJUKAN
Jalaluddin & Abdullah. 2009. Filsafat Pendidikan. Jogjakarta. AR.RUZZ
MEDIA.
Sonhadji, A. 2014. Manusia, Teknologi, dan Pendidikan. Malang. Universitas Negeri
Malang (UM PRESS).






0 komentar:
Posting Komentar