Selasa, 23 April 2019

PENGARUH PERKEMBANGAN IPTEK DALAM DUNIA PENDIDIKAN DI INDONESIA


PENGARUH PERKEMBANGAN IPTEK DALAM DUNIA PENDIDIKAN DI INDONESIA

Ramadhanti Dita Nur Safitri

ABSTRAK: Tujuan penulisan artikel ini untuk mengetahui (1) interaksi antara perkembangan IPTEK dan pendidikan, (2) peran IPTEK dalam interaksi perkembangan masyarakat, (3) arah pendidikan yang memanfaatkan perkembangan IPTEK di Indonesia, (4) pengaruh belajar dengan perkembangan IPTEK dalam dunia pendidikan. Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan IPTEK membawa kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Implikasinya adalah sistem pendidikan harus benar-benar mengacu pada konteks sosial–ekonomi dan budaya dari masyarakat yang bersangkutan. Perkembangan IPTEK memerlukan persiapan dalam bentuk sosialisasi IPTEK melalui pendidikan.



Kata kunci: interaksi, perkembangan IPTEK, pengaruh belajar, pendidikan

“Pendidikan adalah bimbingan secara sadar dari pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani anak didik menuju terbentuknya manusia yang memiliki kepribadian yang utama dan ideal” (Jalaludin & Idi, 2013:7-8). IPTEK dapat memengaruhi perubahan sikap manusia. Pada saat ini, IPTEK berkembang cukup pesat di lingkungan masyarakat. IPTEK dapat juga memenuhi kebutuhan manusia seperti kebutuhan memperoleh informasi dan kebutuhan komunikasi. Pengertian teknologi menurut (Roger tahun 1986) dalam Sonhadji (2014) adalah “ Peraatan perangkat keras dalam struktur organisasi yang mengandung nilai sosial yang memungkinkan individu untuk mengumpulkan, memproses, dan saling tukar informasi”. Didunia IPTEK berkembang sangat pesat. Perkembangan IPTEK juga tidak terkontrol sehingga masyarakat menjadi terbawa arus moderenisasi. Akibatnya dalam masyarakat terjadi perubahan besar hingga menghilangkan kebudayaan asli, terlebih yang terjadi pada masyarakat Indonesia saat ini. Kegunaan IPTEK yang menguntungkan bagi masyarakat akan dipertahankan eksistensinya dan mungkin akan dilakukan modifikasi atau inovasi yang memiliki nilai guna sangat tinggi.


PEMBAHASAN
Interaksi Antara Pengembangan IPTEK dan Pendidikan
Perkembangan IPTEK tersebut harus diadopsi dalam sistem pendidikan, dalam arti apa yang harus diajarkan dan bagaimana mengajarkannya. Teknologi baru harus diserap oleh suatu sistem sosial yang memerlukan waktu dan pendidikan yang cukup. Sebagai contoh, penyebaran mikro-computer sangat erat kaitannya dengan penguasaaan program-program yang menyertainya, dan selanjutnya juga erat kaitannya dengan kebijakan-kebijakan pendidikan dan pelatihan. Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan IPTEK membawa kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Implikasinya adalah sistem pendidikan harus benar-benar mengacu pada konteks sosial–ekonomi dan budaya dari masyarakat yang bersangkutan. Perkembangan IPTEK memerlukan persiapan dalam bentuk sosialisasi IPTEK melalui pendidikan. Dalam waktu yang bersamaan, hasil pengembangan IPTEK dapat juga dimanfaatkan untuk pengembangan sistem pendidikan dan pembelajaran itu sendiri.
Peranan IPTEK dan Interaksi Perkembangan Masyarakat
Di muka telah disebutkan bahwa perkembangan IPTEK dapat memengaruhi perkembangan disemua sektor kehidupan. Hal ini berarti bahwa usaha pengembangan IPTEK memiliki multiplying effect, yaitu dapat mendatangkan nilai tambah yang berlipat ganda. Bahkan ada yang menyebutkan bahwa IPTEK merupakan social gene, yaitu pembaharuan sosial dari satu sistem sosial lainnya. Sebenarnya terjadi siklus antara perkembangan IPTEK dan perkembangan suatu masyarakat. Perkembangan IPTEK berdampak nyata pada kehidupan keluarga, bisnis/industri, sub-kultur, gaya hidup, dan hubungan antarmanusia. Sebaliknya, faktor-faktor sosial – budaya dalam masyarakat menentukan perkembangan IPTEK itu sendiri.
Arah Pendidikan yang Menunjang Perkembangan IPTEK di Indonesia
Dalam rangka mengikuti perkembangan IPTEK, maka arah pendidikan di Indonesia masa datang dapat diantisipasikan sebagai berikut: (1) Informasi yang ditransmisikan semakin bersifat spesifik, kompleks, dan praktikal, dan proses transmisi ini harus dimulai sedini mungkin kepada peserta didik, serta menggunakan sumber belajar yang interaktif dan komunikatif, dengan struktur kelas yang dinamis; (2) dalam pendidikan ini proses mental dan rasionalitas harus diutamakan bagi peserta didik, agar dengan daya nalarnya mereka dapat membuat keputusan secara tepat; (3) pendidikan pada dasarnya berlangsung seumur hidup, dan peserta didik harus dibekali bagaimana cara belajar (learn how to learn); (4) pendidikan harus diarahkan pada pembentukan watak yang mulia, disamping pada penguasaan IPTEK, agar manusia yang dihasilkan nanti adalah manusia yang mampu mengendalikan teknologi, bukan manusia yang dikendalikan oleh teknologi; dan (5) karena perkembangan IPTEK sudah demikian cepat dan telah merambat ke semua dimensi kehidupan, maka gerakan pengguasaan IPTEK tidak cukup hanya dalam lembaga pendidikan formal (persekolahan), tetapi juga harus melalui pendidikan keluarga  dan masyarakat, serta seimbang dan simultan.
Pengaruh Teknologi Informasi Dalam Pendidikan
Dimuka telah disebutkan bahwa akses teknologi informasi ditandai degan meluasnya jaringan telepon, televisi, dan komputer. Pendidikan merupakan proses transmisi budaya dari satu generasi ke generasi berikutnya, menekankan pada aspek mental dan rasionalitas, untuk mempersiapkan kehidupan dimasa depan, agar tercapainya martabat yang mulia.
Dalam konteks pendidikan, dapat dimanfaatkan berbagai jaringan telepon, misalnya dalam untuk pesan-pesan melalui telepon rumah,HP, flexi, sms, faksimile,dan internet. Jaringan televisi dapat digunakan untuk menayangkan bermacam-macam model pembelajaran jarak jauh, dan pembangkitkan budaya mutu di perguruan  tinggi atau sekolah. Televisi-televisi swasta dapat menyajikan sejumlah acara yang mempromosikan pendidikan dan pembelajaran. Berdasarkan jalur transmisi, jaringan computer tediri dari LAN (Local Area Network) dan WAN (Wire Area Network). LAN merupakan jaringan yang terbatas dalam jangkauannya. WAN adalah jaringan sistem komunikasi data yang satu sama lain berlokasi jauh.

PENUTUP
Simpulan
Perkembangan IPTEK sangat berpengaruh pada semua bidang atau sector kehidupan. Mulai dari perkembangan IPTEK dalam lingkup masyarakat maupun dalam lingkup pendidikan. IPTEK sangat mempengaruhi proses belajar karena IPTEK dapat membantu berjalannya proses pendidikan dan penilaian pendidikan itu sendiri dapat dilihat dari seberapa canggihnya teknologi yang digunakan. Pendidikan merupakan proses transmisi budaya dari satu generasi ke generasi berikutnya, menekankan pada aspek mental dan rasionalitas, untuk mempersiapkan kehidupan dimasa depan, agar tercapainya martabat yang mulia.
Saran
Perkembangan IPTEK juga tidak terkontrol sehingga masyarakat menjadi terbawa arus moderenisasi. Akibatnya dalam masyarakat terjadi perubahan besar hingga menghilangkan kebudayaan asli, terlebih yang terjadi pada masyarakat Indonesia saat ini. Sebaiknya dengan adanya teknologi yang semakin canggih, masyarakat mampu memanfaatkan dengan hal-hal yang positif tidak dengan mengakses hal-hal yang negative.

DAFTAR RUJUKAN
Jalaluddin & Abdullah. 2009. Filsafat Pendidikan. Jogjakarta. AR.RUZZ MEDIA.
Sonhadji, A. 2014. Manusia, Teknologi, dan Pendidikan. Malang. Universitas Negeri Malang (UM PRESS).



0 komentar:

Posting Komentar